Haii..saya Upin, dan ini adik saya Ipin.. lho-lho-lhoo..kenapa jadi itu? Aiihh.. sorry yak! Ehehehee.. Ok ok, langsung aja deh keintinya. Ini gan ane posting-in surat cinta lagi, tapi ni surat cinta beda dari edisi-edisi terdahulu. Kalo kemaren-kemarenkan rada komedian tuh! Nahh..kali ini tema kita ganti jadi metal (melankolis total), biar seimbang gan..
Oh iya, ini surat cinta bukan asli bikinan ane yak (sumber liat di akhir tulisan).
Oke deh! Langsung ke TKP aja gan! Eh tapi maaph juga yak! Rada panjang suratnya. Moga-moga aja betah bacanya yak ^_^
Surat ke-18 (Surat Cinta Terakhir)
Dear Cantik,
Ini adalah surat ke-18 yang aku kirim untukmu. Entahlah, apa kamu menghitungnya atau tidak? Namun, aku selalu berharap kamu membacanya, meskipun setelahnya, mungkin, surat-suratku itu kamu buang.
Tadi siang, aku melihat matamu sembab. Sinar matamu terlihat redup dan tidak lagi memancarkan gairah hidupmu yang membara. Senyummu pun tak banyak kau umbar. Senyum itu hanya muncul ketika kamu menatap wajah orang-orang yang menyapamu.
Aku sedih melihatmu seperti itu. Hatiku sakit. Otakku pun tak henti berpikir. Ada apa dengamu? Andai saja aku tahu masalahmu, aku pasti membantumu. Tidak peduli apa pun yang harus aku korbankan. Aku rela melakukannya. Namun itu semua sulit terjadi. Aku sama sekali tidak tahu masalah apa yang sedang kau hadapi kali ini. Kamu pun tak mungkin bercerita padaku, karena kamu tak tahu siapa aku sebenarnya.
Ya, kamu boleh sebut aku pengecut karena tak mau menampakkan batang hidungku dihadapanmu. Tapi, ada yang harus kamu ketahui. Aku seperti ini karena aku bukanlah laki-laki yang kau harapkan. Jika kita bertemu dan saling mengenal. Cepat atau lambat. Aku pasti akan mengecewakanmu. Aku juga tahu, surat-surat yang selalu aku kirim selama ini telah membuatmu mulai menyukaiku atau lebih tepatnya, menyukai tulisan dalam surat-suratku dan kamu mulai mencari tahu siapa aku.
Aku sangat mengenalmu, Cantik. Bahkan, aku lebih mengenalmu daripada aku mengenal diriku sendiri. Memang terdengar sedikit ekstrim, tapi itu semua benar karena aku begitu memujamu. Aku bukan hanya memujamu, melainkan juga menyayangimu. Menyayangimu melebihi aku menyayangi diriku sendiri. Karena itu, aku melakukan apa saja yang aku bisa lakukan untuk membantumu walau tanpa sepengetahuanmu.
Kamu memang tidak mengenalku meskipun aku sangat mengenalmu. Walaupun begitu, kita memiliki banyak kenangan yang mungkin tidak pernah dimiliki orang lain, selain kita berdua. Kamu ingat, ketika buku catatan berisi curahan hatimu yang sudah kamu isi sejak SMP terjatuh ke dalam selokan besar di belakang kampus? Saat itu, kamu hanya bisa menatap sedih dan berusaha menahan air mata yang hampir keluar dari matamu yang indah. Kamu langsung pulang ke rumah. Padahal masih ada satu mata kuliah yang harus kamu ikuti waktu itu.
Aku yang tidak tahan melihat kesedihan di wajahmu langsung membenamkan kakiku ke dalam selokan itu. Aku meraba-raba ke dalam dasarnya, berusaha mencari buku tebal berwarna hijau tua itu. Aku memang cukup lama berada di dalam selokan itu karena bukumu tak juga ditemukan. Beberapa orang yang melihatku mengira aku sedang depresi, tapi aku tidak peduli sama sekali. Kususuri selokan yang panjang itu tanpa menghiraukan pakaianku yang kotor karena air selokan yang bercampur dengan lumpur. Sampai akhirnya, dengan perjuangan yang cukup melelahkan, kutemukan buku kesayanganmu itu.
Di rumah, kukeringkan lembar demi lembar ratusan kertas bukumu menggunakan pengering rambut. Aku lakukan dengan hati-hati agar tidak robek. Butuh waktu berjam-jam untuk membuatnya benar-benar kering. Peluhku pun jatuh tak terelakan lagi, tapi aku benar-benar tulus melakukannya. Aku bahagia bisa melakukannya untukmu karena aku selalu ingin melakukan sesuatu yang berarti untukmu.
Keesokan harinya, tepat pukul enam lewat dua puluh menit, aku sudah sampai di depan rumahmu. Buku hijaumu kubungkus rapi dengan bungkus kado bercorak bunga Anggrek dan kurekatkan amplop kecil berisi kertas bertuliskan: “Untuk Reyna. Jangan ceroboh lagi!”.
Amplop itu kuletakkan di depan pintu rumahmu. Lalu, aku menekan bel rumahmu dan langsung berlari ke belakang pohon beringin yang ada di seberangnya. Beberapa detik kemudian, ibumu keluar dan mengambil bingkisan itu. Selang satu menit kemudian, aku mendengar sayup-sayup teriakan bahagiamu. Lega aku mendengarnya, hanya itu yang ingin kudengar darimu dan aku berhasil. Saat itu, aku terus mengucap syukur kepada Tuhan.
Cantik, seberapa besar masalahmu kali ini, tolong untuk selalu ingat pesanku yang pernah kutulis pada surat kesembilan: “Sempatkanlah untuk tertawa dalam satu hari meskipun cuma sedikit. Dengan demikian, energi positif akan mengalir dalam tubuhmu dan akan membuat jiwa dan pikiranmu lebih tenang. Kamu pun akan lebih siap mengatasi segala masalah dengan baik”. Aku masih ingat kejadian yang kau alami waktu itu. Dengan mata kepalamu sendiri, kamu melihat laki-laki yang sudah menjadi pacarmu selama satu setengah tahun merangkul mesra seorang wanita bertubuh tinggi, berhidung mancung. Saat itu, kamu menangis di pelukan sahabatmu. Aku pun berpikir, apa yang bisa aku lakukan untukmu?
Memperbaiki hubungan kalian yang sudah berantakan, jelas aku tidak bisa. Lagi pula, aku tidak rela kamu meneruskan hubungan dengan laki-laki berengsek seperti dia. Akhirnya, aku hanya fokus untuk menenangkan dirimu dulu, berusaha menghibur walau tidak secara langsung, agar kamu tidak terus larut dalam kesedihan. Kuputuskan untuk mengirimmu sepuluh buku kumpulan cerita lucu dari penulis dan penerbit yang berbeda, dengan ketebalan yang berbeda pula. Kukirimkan bersamaan dengan surat kesembilanku. Dan, aku berhasil lagi. Kulihat kamu membaca salah satu bukunya di sela-sela menunggu jam kuliah di kampus. Sesekali, kamu tertawa geli, bahkan tak jarang kamu pun sampai terpingkal-pingkal.
Berangsur-angsur, kesedihanmu pun hilang dan kamu berhasil melupakan laki-laki buaya itu. Oh ya! Selain itu, aku juga melakukan sesuatu yang aku sendiri tidak menduganya, tapi kamu jangan marah ya! Aku memberikan hadiah satu pukulan keras tepat di wajah laki-laki yang pernah kamu panggil “sayang” itu dan dia K.O dengan keadaan tulang hidung yang mungkin patah.
Di surat kedelapan belas ini, entah kenapa aku ingin menceritakan kenangan-kenangan lainnya yang mungkin tidak kamu sadari. Namun, aku tidak bisa menuliskan semuanya, karena aku sudah tidak seperti dulu. Tubuhku kini sudah lelah menopang segala keinginanku. Aku sakit. Beberapa organ tubuhku perlahan-lahan hancur digerogoti penyakit yang kuidap ini. Tadi siang, mungkin, adalah hari terakhir aku bisa menatap wajahmu –walau hanya dari balik jendela mobil yang kubuka setengah kacanya. Untung aku punya kakak perempuan yang baik, yang mau mengantarku melihat wajah cantikmu untuk kali terakhir.
Sekarang, kamu sedang membaca surat terakhirku yang diantar langsung oleh kakakku kepadamu. Kakakku pasti memberikan surat ini sambil menangis, kan? Ya, dia mirip seperti kamu, mudah mengeluarkan air mata. Cantik, terima kasih karena kamu mau mengikuti peraturannya untuk tidak membuka amplop berwarna merah muda sebelum kamu selesai membaca surat ini.
Kamu tidak mengenalku, tapi tenang saja, aku tidak akan setega itu membiarkanmu penasaran sepanjang hidupmu. Sekarang, silahkan kamu buka amplop warna merah jambu itu. Kamu akan tahu siapa aku, tapi kamu tidak akan bertemu dengan laki-laki di foto yang ada di dalam amplop itu. Kini, aku sudah pergi ke tempat di mana aku tidak akan pernah bisa mengirim surat cinta untukmu lagi. Di sana, aku hanya bisa melihatmu membaca surat ini dari alam yang tak terjamah.
Jangan menangis, Cantik! Aku tidak akan tenang melihatmu seperti ini. Yakinlah bahwa kelak kita akan bertemu walau hanya di alam keabadian dan saat itu kamu akan tersenyum untukku.
Your secret admirer.
Sekian gan! Makasih dah nyimak yak!
Sumber; Kepada Cinta: True Love Keeps No Secret (R. Intan Suci K, 2009: 143).
Kamis, 22 April 2010
Senin, 29 Maret 2010
Damri, 28 Maret 2010

Hari ini, hari Minggu tanggal 28 Maret 2010, pukul 10 pagi, gue pergi ke Bandung dari Jatinangor. Naik transportasi favorit warga Jatinangor yang hendak ke Bandung. Damri.
Untuk apah saya ke sana? Pasti dalam benak kalian bertanya seperti itu ke saya. Kalo tidak, ya seolah-olah saja seperti itu yah! Hitung-hitung memperbanyak pahala dengan bikin orang seneng. Orangnya siapa? Ya sayalah.. Tapi sudahlah tidak usah saya beri tahu. Toh! saya juga tidak tahu urusan kalian yang ada di sana. Di sana di mana? Bebaslah kalian mau di mana saja yang pasti di tempat kalian bisa membaca postingan ini.
Eh! Ini gimana sih gue nulis? Ga jelas gitu! Maaph-maaph, maaphin saya yah rekan-rekan sekalian alam. Alam itu temen gue yang lagi ada di Medan tapi sudahlah lupakan. Itu cuma figuran aja.
Back to the topic!
Jadi gini sodara-sodara, gue pagi itu ke Bandung naik Damri. Wuihh..lihat saya duduk di deretan bangku paling dekat dengan jendela di belakang sopir. Tidak lama kemudian datanglah seorang wanita berparas cantik di duduk di sebelah saya. Saya sombong dan tidak menyapa, kenapa? Karena saya tidak kenal dan saya juga tidak mau berkenalan. Sudah pasti, Malulah!
Ehh..jangan menganggap saya pengecut yah!
Saya bukan pengecut tapi saya mah orang beriman. Sebab kata Nabi, malu itu sebagian dari iman.. ehehee..
Selama perjalanan dari Jatinangor ke Bandung itu, saya dan dia-yang-saya-tidak-tahu-namanya hanya sibuk masing-masing. Saya membaca Negri van Orange yang untuk kedua kalinya sambil mendengarkan lagu-lagu dari mp3 player yang saya punya. Sedangkan dia-yang-saya-tidak-tahu-namanya, saya tidak tahu dia sedang apa? Saya tidak sempat memperhatikannya.
Di tengah perjalanan masuklah seorang kesatria bergitar*. (*Wadueh! Jadi kaya filmnya bung Rhoma aja nih kesatria bergitar!). Berdiri dia di barisan bangku hampir paling depan. Bersandar dia diurutan bangku nomor 2 seberang kemudi sopir*. (*Kalo susah ngebayanginnya, cek Damri langsung aja dah!). Dimainkan itu gitar, genjrang-genjreng..genjrang-genjreng..trus masuk ke intro lagu yang lumayan pernah gue denger hampir tiap hari waktu pamor lagunya lagi tinggi-tingginya. Jason Mraz – I’m Yours. Edaann..aje gile dah itu pengamen! Mantap itu dia bawa lagunya mamang Mraz. Buat ditelinga gue si enak didenger. Cocok genjrengan gitar sama liriknya. Ajiibb..!!
Lagu pertama selesai. Gue tepuk tangan dalam hati. Soalnya kalo tepuk tangan beneran takut ganggu orang yang di depan gue lagi tidur. Kebebasan berekspresi tidak harus mengganggu kenyamanan orang lain khan?!
Trus genjrang-genjreng lagi dia. Langsung deh!
Wake up everyone
How can you sleep at a time like this
Unless the dreamer is the real you
Beuhh..lancar dah. Eh tiba-tiba si dia-yang-saya-tidak-tahu-namanya ikutan nyanyi. Gue ketawa sendiri. Ehh..bukan kenapa-napa bro?! ini gue jadi mikir, bagusan suara yang ngamen! Hehehee..
Beres nyanyi abis itu biasalah ritual pengamen pada umumnya. Pamitan mau turun..
Edanlah itu pengamen. Harusnya dia masuk Indonesian Idol. Bagus nyanyinya. Ini baru pengamen yang ngga setengah-setengah full mencintai dunianya. Ngga kaya yang ada di Jatinangor yang kadang pengamennya suka bau-bau alkohol. Terus terang gue salut! Salut sama yang ngamen di Damri yak! Adueh, Jadi mikir. Pekerjaan apapun kalo dilakukan dengan sepenuh hati akan menghasilkan karya yang indah yah :)
Gue udah nyampe kampus Unpad bagian kota. Gue duduk-duduk. Nunggu teman yang udah janjian di sana. Di toko yang sedang tutup. Gue perlu ditolong sama teman yang lagi gue tunggu. Dia itu anak Arab. Meskipun KTP-nya WNI tapi nih orang emang lahir di Arab, trus dia juga kuliah di Sastra Arab, jadi bisalah yah sebut dia anak Arab*. (*Ini nih salah satu enaknya kuliah di Sastra, kalo ditanya anak mana? jawabnya bisa bilang anak Arab, anak Inggris, anak Jerman, anak Jepang, de-el-el. Meskipun ga pernah lahir langsung di Arab, Inggris, Jerman atau Jepang tapi itu negara bisa diakui sebagai indentitas! ehehee.. )
Selesai berurusan sama anak Arab itu gue balik ke Jatinangor, masih dengan Damri. Sial kali ini sodara-sodara gue dapet tempat duduk bersama dengan miss-miss gaul nan modis. Dari awal jalan sampe berenti ini Damri omongannya cuma pakean ini-itu, sepatu merk ini-itu, tas made in ini-itu, hair style dan lain sebagainya, sampe-sampe dia juga partisipasi bikin dosa dengan membicarakan seseorang yang digandang memiliki kecenderungan-kecenderungan karena jadian sama si ituh, ah siapalah namanya tadi.
Eh! Ini bukannya gue mau ikutan ngomongin juga yah. Itu bocah bedua ngomongnya pake loud speaker !!. Kaga mau denger, ya kedengeran. Didenger ya.. yang didenger begituan. Hah! Serba-serba dah pokoknya.
Ini perjalanan pulang kontras banget dah sama perjalanan pergi. Perjalanan pergi menceritakan bagaimana seseorang mencari uang dengan pekerjaan yang dicintainya sepenuh hati, meskipun ia tahu bahwa uang yang didapatkannya kadang tidak cukup untuk membeli makan. Sedangkan, Perjalanan pulang menceritakan bagaimana seseorang memperpendek jarak orang tuanya hidup damai di hari tua, karena harus bekerja keras extra di hari muda hanya untuk melayani pola konsumtif anaknya tersayang.
Adueh! Maaf yah kalo kata-katanya semena-mena dan tidak konsisten. Saya lagi males ngedit. Meskipun demikian saya ucapkan terima kasih kepada kalian yang sudah mengunjungi dan membaca posting-an ini.
Salam damai,
Yudi Bastian
Rabu, 24 Maret 2010
Modul Penipuan dengan Nama Poin Plus-Plus Indosat [Real Story]
Ehh.. ketemu lagi nih! Aheiy! Ehehehee..
Lama tak jumpa inih kitah gan! Ahh.. kangenlah pasti kalian sama sayah :)
Mohon maaf ya gan, ane belakangan terakhir ini jarang ng-update blog/notes. Harap dimaklumlah yah gan, ane lagiii.. apa yah? Oh iyah, lagi ngurusin skripsi. Ihihihii.. udah beres si gan, cuma ya maklumlah rada beda jalan pemikiran sama dosen, jadi masih musti sering ketemuan. Ehh..udah-udah, soal skripsinya udah dulu. Ini ane mau ngasih info yang mudah-mudahan bermanfaat.
Kronologis ceritanya gini gan. Beberapa hari yang lalu ane dapet sms, gini gan bunyinya. eh! Emang bunyi? Sorry gan. Maksud ane tulisannya gini:
“From:
INDOSAT
22.03.2010
02:04 PM
Poin Plus-Plus INDOSAT, Mengucapkan Selamat anda mendpt hadiah Rp.25juta
utk info Hub Call Center
(021)37488111
(021)37488222 Terima Kasih.”
Beuhh..gile gan 25 JUTAA..!!
Ane langsung mikir. Wahh.. bisa beli laptop merk apel digigit ini mah (read. Macbook). Tapi ane langsung kepikiran lagi, ini beneran apa bukan? Kalo bohongan itu sender-nya INDOSAT, call center nomornya juga bagus. Nomor cantiklah.. dan poin plus-plus itu emang program andalan ane di kala pulsa sekarat, uang pun tak punya.. hehee..
Nahh.. beruntungnya ane ga langsung ngehubungin call center-nya gan. Ane justru main ke kosan Aji, temen ane. Ane mau numpang browsing-browsing memastikan kebenaran..
Wis! Bener aja khan dugaan ane itu penipuan. Ane masuk itu situs Indosat, ane klik sana-klik sini. Hasilnya, di site-page Poin Plus-Plus Indosat tidak ada konten hadiah uang Rp 25 juta. Trus call center-nya untuk im3 program Poin Plus-Plus itu adanya 300 dan 100. Ada lagi gan, di site-page poin plus-plus itu bilang kalo mau cek pemenang bisa sms ke 7887. Nah kalo yang 7887, ane sering gunain nih. Ane cek deh lewat sms.. hasilnya, “Maaf, Anda belum termasuk salah satu PEMENANG POIN PLUS-PLUS. Isi ulang kartu Indosat dan kumpulkan POIN PLUS-PLUS Anda. Info: 100”. Alhamdulillah gan..Allah masih melindungi, kaga kena tipu deh ane.
Abis dari kosan temen ane iseng nelpon call center yang palsunya gan. Padahal si Aji bilang, udah ga usah! sayang-sayang pulsa. Tapi dasar yah ane mah geblek! tetep aja itu ditelpon. Hehee..penasaran gan! nih ane tulisin aja deh percakapan ane sama call center palsu itu.
Ane ketik 02137488111 dilayar hp, trus ane tekan deh lambang telpon warna ijo di-hp. Bunyinya gini, tuttt..tuttt..tuttt… diangkat sama yang di sana gan!
Call center palsu (CCP): halo selamat malam.. (yang angkat CCP dengan suara cowo gan)
Ane: selamat malam.. ini dengan call center poin plus-plus. (ane langsung to the point! Hehee..biar hemat pulsa)
CCP: iya di sini dengan call center poin plus-plus. Maaf dengan bapak siapa saya berbicara. (wuihh..sopan gan, kaya ga punya dosalah ngomongnya)
Ane: Yudi pak, lengkapnya Yudi Bastian. (ya ini bodohnya gue gan! udah tau ditipu ehh..pake nama asli, jujur banget dah!!)
CCP: Pak Yudi, boleh tau nomor hape-nya?
Ane: (ane sebutin nomor ane gan)
CCP: Pak Yudi, saya Hari Gunawan dari program poin plus-plus mengucapkan selamat kepada bapak atas hadiah Rp 25 juta. Semoga hadiah ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya..
Ane: oh, iya pasti itu mah pak. Tapi saya masih ga nyangka aja ini pak. (hihihii..)
CCP: iya pak kami mengerti, sekarang ini memang banyak sekali modus-modus penipuan. (hehee..baik ya gan, dia sampe ngingetin tuh tentang modus penipuan. Hihihii..)
Ane: hehee..iy iy pak tapi ini beneran khan?
CCP: iya pak ini asli, bapak sebagai pemenangnya akan menerima Rp 25 Juta tanpa dipotong pajak. (huiiihhh..cihuy banget tuh gan Rp 25 Juta, bersih!). Pak Yudi hadiahnya akan kami transfer langsung ke nomor rekening bapak. Bisa kami tau nomor rekening bapak berapa?
Entah kenapa ane keceplosan ngasih tau nomor rekening ane. Trus dia nanya saldo minimal ane berapa? Ane bilang di rekening saldonya tinggal 108rb, wkwkwkwk.. ehh.. Dia bilang gan katanya saldo minimal ane kurang, katanya musti bersaldo minimal 500rb. ane bingung?! sejak kapan transfer uang ada saldo minimal si penerima? Ada juga minimal saldo si pengirimlah..
Nah! dari sana ane bisa ngambil kesimpulan dah. Bahwa, modus penipuan ini adalah modus penipuan via pembobolan rekening. Kalo menurut ane ini penipu keren gan. Tuh liat aja sms-nya pake nama INDOSAT, ini udah pasti mereka menggunakan internet dan mereka pasti ngerti IT. Sender indosat itu bisa pake domain INDOSAT yg mereka bobol atau mereka buat sendiri lagi dengan domain INDOSAT. Trus call center nomornya cantik, ane menduga penipuan ini sudah direncanakan dengan matang. Liat aja nomornya bagus gtu dan bukan persoalan yang mudah juga bisa dapet nomor telepon rumah bagus gitu dari Telkom.
Di sini ane mau share, biar nanti kalo seandainya dapet hal seperti itu, agan-agan udah tau dan kalo mau ngikutin ane ngisengin ya bolehlah..tapi resiko tanggung sendiri..
Huh! Jadi penjahat aja musti pinter, apalagi jadi orang bener ini!
Makasih dah nyimak gan!
ini gambarnya gan!


Lama tak jumpa inih kitah gan! Ahh.. kangenlah pasti kalian sama sayah :)
Mohon maaf ya gan, ane belakangan terakhir ini jarang ng-update blog/notes. Harap dimaklumlah yah gan, ane lagiii.. apa yah? Oh iyah, lagi ngurusin skripsi. Ihihihii.. udah beres si gan, cuma ya maklumlah rada beda jalan pemikiran sama dosen, jadi masih musti sering ketemuan. Ehh..udah-udah, soal skripsinya udah dulu. Ini ane mau ngasih info yang mudah-mudahan bermanfaat.
Kronologis ceritanya gini gan. Beberapa hari yang lalu ane dapet sms, gini gan bunyinya. eh! Emang bunyi? Sorry gan. Maksud ane tulisannya gini:
“From:
INDOSAT
22.03.2010
02:04 PM
Poin Plus-Plus INDOSAT, Mengucapkan Selamat anda mendpt hadiah Rp.25juta
utk info Hub Call Center
(021)37488111
(021)37488222 Terima Kasih.”
Beuhh..gile gan 25 JUTAA..!!
Ane langsung mikir. Wahh.. bisa beli laptop merk apel digigit ini mah (read. Macbook). Tapi ane langsung kepikiran lagi, ini beneran apa bukan? Kalo bohongan itu sender-nya INDOSAT, call center nomornya juga bagus. Nomor cantiklah.. dan poin plus-plus itu emang program andalan ane di kala pulsa sekarat, uang pun tak punya.. hehee..
Nahh.. beruntungnya ane ga langsung ngehubungin call center-nya gan. Ane justru main ke kosan Aji, temen ane. Ane mau numpang browsing-browsing memastikan kebenaran..
Wis! Bener aja khan dugaan ane itu penipuan. Ane masuk itu situs Indosat, ane klik sana-klik sini. Hasilnya, di site-page Poin Plus-Plus Indosat tidak ada konten hadiah uang Rp 25 juta. Trus call center-nya untuk im3 program Poin Plus-Plus itu adanya 300 dan 100. Ada lagi gan, di site-page poin plus-plus itu bilang kalo mau cek pemenang bisa sms ke 7887. Nah kalo yang 7887, ane sering gunain nih. Ane cek deh lewat sms.. hasilnya, “Maaf, Anda belum termasuk salah satu PEMENANG POIN PLUS-PLUS. Isi ulang kartu Indosat dan kumpulkan POIN PLUS-PLUS Anda. Info: 100”. Alhamdulillah gan..Allah masih melindungi, kaga kena tipu deh ane.
Abis dari kosan temen ane iseng nelpon call center yang palsunya gan. Padahal si Aji bilang, udah ga usah! sayang-sayang pulsa. Tapi dasar yah ane mah geblek! tetep aja itu ditelpon. Hehee..penasaran gan! nih ane tulisin aja deh percakapan ane sama call center palsu itu.
Ane ketik 02137488111 dilayar hp, trus ane tekan deh lambang telpon warna ijo di-hp. Bunyinya gini, tuttt..tuttt..tuttt… diangkat sama yang di sana gan!
Call center palsu (CCP): halo selamat malam.. (yang angkat CCP dengan suara cowo gan)
Ane: selamat malam.. ini dengan call center poin plus-plus. (ane langsung to the point! Hehee..biar hemat pulsa)
CCP: iya di sini dengan call center poin plus-plus. Maaf dengan bapak siapa saya berbicara. (wuihh..sopan gan, kaya ga punya dosalah ngomongnya)
Ane: Yudi pak, lengkapnya Yudi Bastian. (ya ini bodohnya gue gan! udah tau ditipu ehh..pake nama asli, jujur banget dah!!)
CCP: Pak Yudi, boleh tau nomor hape-nya?
Ane: (ane sebutin nomor ane gan)
CCP: Pak Yudi, saya Hari Gunawan dari program poin plus-plus mengucapkan selamat kepada bapak atas hadiah Rp 25 juta. Semoga hadiah ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya..
Ane: oh, iya pasti itu mah pak. Tapi saya masih ga nyangka aja ini pak. (hihihii..)
CCP: iya pak kami mengerti, sekarang ini memang banyak sekali modus-modus penipuan. (hehee..baik ya gan, dia sampe ngingetin tuh tentang modus penipuan. Hihihii..)
Ane: hehee..iy iy pak tapi ini beneran khan?
CCP: iya pak ini asli, bapak sebagai pemenangnya akan menerima Rp 25 Juta tanpa dipotong pajak. (huiiihhh..cihuy banget tuh gan Rp 25 Juta, bersih!). Pak Yudi hadiahnya akan kami transfer langsung ke nomor rekening bapak. Bisa kami tau nomor rekening bapak berapa?
Entah kenapa ane keceplosan ngasih tau nomor rekening ane. Trus dia nanya saldo minimal ane berapa? Ane bilang di rekening saldonya tinggal 108rb, wkwkwkwk.. ehh.. Dia bilang gan katanya saldo minimal ane kurang, katanya musti bersaldo minimal 500rb. ane bingung?! sejak kapan transfer uang ada saldo minimal si penerima? Ada juga minimal saldo si pengirimlah..
Nah! dari sana ane bisa ngambil kesimpulan dah. Bahwa, modus penipuan ini adalah modus penipuan via pembobolan rekening. Kalo menurut ane ini penipu keren gan. Tuh liat aja sms-nya pake nama INDOSAT, ini udah pasti mereka menggunakan internet dan mereka pasti ngerti IT. Sender indosat itu bisa pake domain INDOSAT yg mereka bobol atau mereka buat sendiri lagi dengan domain INDOSAT. Trus call center nomornya cantik, ane menduga penipuan ini sudah direncanakan dengan matang. Liat aja nomornya bagus gtu dan bukan persoalan yang mudah juga bisa dapet nomor telepon rumah bagus gitu dari Telkom.
Di sini ane mau share, biar nanti kalo seandainya dapet hal seperti itu, agan-agan udah tau dan kalo mau ngikutin ane ngisengin ya bolehlah..tapi resiko tanggung sendiri..
Huh! Jadi penjahat aja musti pinter, apalagi jadi orang bener ini!
Makasih dah nyimak gan!
ini gambarnya gan!


Selasa, 16 Februari 2010
Mencari Sesuap Barang Gratisan
Ketemu lagi nih.. ehehee..
Sebelumnya ane mau mengucapkan terima kasih nih sama orang-orang yang dah mau mampir/nengok-nengok ke blog ane. Ga nyangka ternyata viewers blog ane udah menembus angka 1700. Ok, hmm.. sekarang mau ngapain yak? Ehehee..
Wah! Ane lagi rada khawatir sama perkembangan internet nih. Sekarang kalo mau nulis apa-apa musti hati-hati. Kalo ga hati-hati bisa kena UU ITE. Trus ane juga sudah mulai menangkap gejala-gejala akan menurunnya kadar kegratisan dalam internet. Hmm..beberapa waktu yang lalu ada isu yang bilang setiap account facebook akan kena cash! Mungkin ada yang bilang itu hanya hoax alias isu yang ga bener tapi coba aja deh liat facebook kalian masing-masing. Untuk account facebook-nya kalian tetap gratisan..tapi sekarang coba liat ada beberapa aplikasi di dalam facebook yang penggunaannya perlu mengeluarkan kocek kalian.
Inget ya gan, hanya beberapa aplikasi. Untuk saat ini.. dan ada kemungkinan bisa berkembang juga nih. Tentu saja ini akan membahayakan kita gan yang hobi nyari barang gratisan dari dunia maya. Ane sedikit berpikir, apa perkembangan ini ada kaitannya kerja sama perusahaan aplikasi dengan penyedia jasa kartu kredit? Soalnya..banyak pembayaran lewat internet itu dilakukan melalui kartu kredit.
Ah, sudahlah jangan terlalu dipikirkan. Tenang gan! Banyak jalan menuju gratisan.. ehehee.. salah satu caranya mungkin dari sekarang agan-agan bisa gabung di forum-forum internet yang ada, semacem kaya; kaskus, bluefame, indowebster, detikforum, de-es-be.. Biasanya di forum itu banyak orang baik yang mau berbagi link donlod-donlodan gratis, mulai dari software-software ringan sampai yang berat. Bahkan kita tidak hanya dikasih link donlod master/mentahan software-nya aja tapi serial number, keygen atau crack-nya pun dikasih juga.
Terus terang aja si gan, ane saat ini belum sanggup kalo gunain software-softwarenya bayar. Meskipun gitu ya kita perlu sadar diri juga. Itu yang kita donlod khan bikinan orang, sewajarnya si emang kita tidak mendapatkannya secara gratis mulu. Kalo kita dapet barang itu orang gratisan mulu, trus yang beli siapa? Trus apa orang itu bakal punya uang untuk hidup dan melanjutkan keahliannya membuat aplikasi yang kita gunain?? Perlu jadi pertimbangan pula bukan???
Makasih dah nyimak gan! Eh tapi belum selesai nih. Ane mau share lagu yang lagi tune in di-playlist kompi ane, mungkin aja agan-agan pada suka juga! Ehehee.. ane kasih link donlod-nya yang gratisan! (tinggal klik aja lagunya yak!).
1. Drive – Tentang Kita (ane lagi suka bener ni yang ini, dibawah ane kasih juga tuh liriknya)
Kulewati banyak cerita
Perjalanan penjang yang penuh suka dan juga duka
Ku coba semua yang bisa membuatku puas
Dan ternyata ku tak pernah bisa
Dan di sini segalanya akan dimulai
Kau dan aku
Kita kan bersama untuk waktu yang lama
Membuat mimpi jadi nyata
Tak perlu kau tanya yang kan ada di sana
Semua akan baik adanya
Begitu banyak keraguan
Antara sedikit keyakinan tentang kita
Harapan muncul tak terduga
Bangkitkan semangat yang terpendam takkan terlupa
Dan di sini saatnya membuktikan
Kau dan aku
Jika kau tanyakan aku
Kemanakah kita harus melangkah setelah ini?
Aku tak pernah peduli hanya kan terus berusaha
Lirik-lirik sisanya cari sendiri yak! Ehehehee..
2. Drive – Akulah Dia
3. Zigaz – Sahabat Jadi Cinta
4. Kotak – Kembali Untukmu (pagi-pagi dengerin ini, ajib!)
5. Lyla – Tersenyumlah
6. Ten 2 Five – As Long As I Got You
7. Abdul & The Coffee Theory – Beauty Is You
8. Chris Richardson – Floating off The Ground
9. Jason Mraz – Try Try Try
10. Owl City – Vanilla Twilight
11. Saras Dewi – Lembayung Bali
Bagaimana gan ada yang suka ga dari playlist diatas?
O iya, kalo mau donlod semua silahkan.. ^_^
Sebelumnya ane mau mengucapkan terima kasih nih sama orang-orang yang dah mau mampir/nengok-nengok ke blog ane. Ga nyangka ternyata viewers blog ane udah menembus angka 1700. Ok, hmm.. sekarang mau ngapain yak? Ehehee..
Wah! Ane lagi rada khawatir sama perkembangan internet nih. Sekarang kalo mau nulis apa-apa musti hati-hati. Kalo ga hati-hati bisa kena UU ITE. Trus ane juga sudah mulai menangkap gejala-gejala akan menurunnya kadar kegratisan dalam internet. Hmm..beberapa waktu yang lalu ada isu yang bilang setiap account facebook akan kena cash! Mungkin ada yang bilang itu hanya hoax alias isu yang ga bener tapi coba aja deh liat facebook kalian masing-masing. Untuk account facebook-nya kalian tetap gratisan..tapi sekarang coba liat ada beberapa aplikasi di dalam facebook yang penggunaannya perlu mengeluarkan kocek kalian.
Inget ya gan, hanya beberapa aplikasi. Untuk saat ini.. dan ada kemungkinan bisa berkembang juga nih. Tentu saja ini akan membahayakan kita gan yang hobi nyari barang gratisan dari dunia maya. Ane sedikit berpikir, apa perkembangan ini ada kaitannya kerja sama perusahaan aplikasi dengan penyedia jasa kartu kredit? Soalnya..banyak pembayaran lewat internet itu dilakukan melalui kartu kredit.
Ah, sudahlah jangan terlalu dipikirkan. Tenang gan! Banyak jalan menuju gratisan.. ehehee.. salah satu caranya mungkin dari sekarang agan-agan bisa gabung di forum-forum internet yang ada, semacem kaya; kaskus, bluefame, indowebster, detikforum, de-es-be.. Biasanya di forum itu banyak orang baik yang mau berbagi link donlod-donlodan gratis, mulai dari software-software ringan sampai yang berat. Bahkan kita tidak hanya dikasih link donlod master/mentahan software-nya aja tapi serial number, keygen atau crack-nya pun dikasih juga.
Terus terang aja si gan, ane saat ini belum sanggup kalo gunain software-softwarenya bayar. Meskipun gitu ya kita perlu sadar diri juga. Itu yang kita donlod khan bikinan orang, sewajarnya si emang kita tidak mendapatkannya secara gratis mulu. Kalo kita dapet barang itu orang gratisan mulu, trus yang beli siapa? Trus apa orang itu bakal punya uang untuk hidup dan melanjutkan keahliannya membuat aplikasi yang kita gunain?? Perlu jadi pertimbangan pula bukan???
Makasih dah nyimak gan! Eh tapi belum selesai nih. Ane mau share lagu yang lagi tune in di-playlist kompi ane, mungkin aja agan-agan pada suka juga! Ehehee.. ane kasih link donlod-nya yang gratisan! (tinggal klik aja lagunya yak!).
1. Drive – Tentang Kita (ane lagi suka bener ni yang ini, dibawah ane kasih juga tuh liriknya)
Kulewati banyak cerita
Perjalanan penjang yang penuh suka dan juga duka
Ku coba semua yang bisa membuatku puas
Dan ternyata ku tak pernah bisa
Dan di sini segalanya akan dimulai
Kau dan aku
Kita kan bersama untuk waktu yang lama
Membuat mimpi jadi nyata
Tak perlu kau tanya yang kan ada di sana
Semua akan baik adanya
Begitu banyak keraguan
Antara sedikit keyakinan tentang kita
Harapan muncul tak terduga
Bangkitkan semangat yang terpendam takkan terlupa
Dan di sini saatnya membuktikan
Kau dan aku
Jika kau tanyakan aku
Kemanakah kita harus melangkah setelah ini?
Aku tak pernah peduli hanya kan terus berusaha
Lirik-lirik sisanya cari sendiri yak! Ehehehee..
2. Drive – Akulah Dia
3. Zigaz – Sahabat Jadi Cinta
4. Kotak – Kembali Untukmu (pagi-pagi dengerin ini, ajib!)
5. Lyla – Tersenyumlah
6. Ten 2 Five – As Long As I Got You
7. Abdul & The Coffee Theory – Beauty Is You
8. Chris Richardson – Floating off The Ground
9. Jason Mraz – Try Try Try
10. Owl City – Vanilla Twilight
11. Saras Dewi – Lembayung Bali
Bagaimana gan ada yang suka ga dari playlist diatas?
O iya, kalo mau donlod semua silahkan.. ^_^
Minggu, 31 Januari 2010
Gambar Iseng-iseng (lagi)
Waaasssssaaaaapppp….!!!
Lama tak jumpa.. Apa kabar kalian semua? Ane harap semuanya baik-baik aja ya.. kalo lagi ada yang kurang enak badan, ane doain semoga cepet enakan lagi badannya..
Mau nulis tentang apa ya gan?
Aih bingung juga ni belum ada ide mau nulis apa. Yoweis kita mengalir aja sampai ide itu datang. Ahaa.. ane mau posting gambar ane aja kali ye. Ini ada gambar-gambar iseng ane gan! Kalo jelek harap maklum yak! Yoweis..cekdisoott..!!



mohon masukannya gan.. ^_^
Lama tak jumpa.. Apa kabar kalian semua? Ane harap semuanya baik-baik aja ya.. kalo lagi ada yang kurang enak badan, ane doain semoga cepet enakan lagi badannya..
Mau nulis tentang apa ya gan?
Aih bingung juga ni belum ada ide mau nulis apa. Yoweis kita mengalir aja sampai ide itu datang. Ahaa.. ane mau posting gambar ane aja kali ye. Ini ada gambar-gambar iseng ane gan! Kalo jelek harap maklum yak! Yoweis..cekdisoott..!!



mohon masukannya gan.. ^_^
Minggu, 10 Januari 2010
Kisah Semalam [harian] dan Saya Benci Ekspetasi! [cerpen]
Semalam, menuju tanggal 10 Januari 2010, seperti biasa sama seperti hari-hari sebelumnya. Saya melakukan ritual sebelum saya tidur. Jangan mikir yang macem-macem dulu.. Ritual saya ini bukan ritual-ritual aneh layaknya seorang penganut voodoo-isme.. Saya hanya ingin selalu mengucapkan terima kasih kepada-Nya dan sedikit memberikan sedikit kado untuk almarhum dan almarhumah kakek nenek saya di sana.
Semalam ritualnya rada maleman, sekitar hampir jam 12.. Pertama jelas ya, shalat dulu.. soalnya saya belum shalat Isya. Kedua, saya sedikit komat-kamit bacaan-bacaan yang sudah mulai dihafalkan bahkan sebelum saya masuk SD. Ketiga, saya bengong! Bingung apa yang harus saya curhatkan pada-Nya? Curhatan tentang skripsi, saya rasa Dia sudah terbiasa mendengarnya. Saya udah sangat-amat sering bercerita masalah yang satu itu pada-Nya. Untuk malam ini saya harus ganti topik.
Setelah bengong-bengong sambil duduk bersimpul selama lebih dari lima menitan, akhirnya saya dapet topik baru. Saya cerita tentang rencana, angan dan cita-cita. Hampir setengah jam saya membicarakan itu dengan-Nya. Kalo dipikir-pikir saya ini kurang ngajar banget! Saya ngasih waktu sedikit buat ingat sama Dia, tapi mintanya banyak, ini-itu udahnya pengen lancar dan beres seketika. Ehehee..dasar manusia!
prikitiuw! prikitiuw! (suara ringtone di-hape saya berbunyi)
ah, ada sms masuk di-hape. Biarkanlah dia menunggu dulu, saya lagi tanggung, sibuk meminta ini-itu. Tapi mata saya nakal, meliriklah dia ke layar hape yang masih bercahaya itu. Sebuah nama yang sangat familiar muncul dilayar. Hmm..bukan apa-apa, di-hape saya ada beberapa orang yang namanya hampir sama. Jadi untuk membedakan, saya kasih mereka inisial tambahan dibelakangnya. Dan sms yang sekarang masuk adalah dari inisial tambahan “08”.
Saya tunda membalasnya. Karena saya punya topik baru yang mau saya ceritakan pada-Nya. Saya teringat beberapa orang, hmm..baiklah, beberapa ini kita ganti jadi banyak. Saya ulangi. Saya teringat banyak orang yang mungkin tak sengaja tersakiti oleh saya. Pria dan wanita. Tapi sepertinya lebih banyak yang setelah kata “dan”.
Saya ingin meminta maaf sama mereka. Maaf atas segala ketidakpekaan saya, ketidaksopanan saya, keteledoran saya, kebodohan dan kejahilan saya lainnya sama mereka. Tapi saya bingung mau memulai minta maafnya dari mana? Baiklah nanti saja pas lebaran tiba saya minta maaf lagi. Pas lebaran say ga butuh ngomong minta maafnya dari mana, langsung aja minta maaf atas segalanya. Saat lebaran kemarin pun sebetulnya saya sudah minta maaf sama mereka. Tapi entahlah dimaafkan atau tidak, yang jelas saya sudah usaha.
Selesai ritual saya ke kamar mandi untuk buang air kecil. Lalu ke kamar lagi untuk tidur tapi tidak janganlah dulu saya tidur. Saya harus membalas sms yang tadi masuk. Saya balas sms-nya dengan sedikit bercanda. Dia balas, saya balas lagi. Kali ini dengan kata-kata yang serius tapi maksud hati sebenarnya ingin bercanda. Kejahilan saya kembali datang. Efek abis ketemu skripsi seharian kali ya? Apa hubungannya? Ada, otak saya penat sama yang serius-serius, jadi butuh di-refresh pake becandaan..
Dia balas sms saya dan saya pun balik membalas. Lagi, masih dengan kata-kata serius yang kalo sempat diperhatikan itu hanya sebuah jebakan kata-kata untuknya. Saya tunggu beberapa menit sambil membaca novel yang entah saya sendiri lupa belinya kapan. Setelah 15 menitan tak kunjung ada sms yang masuk lagi. Dia tidak membalas. Saya pun matikan lampu kamar, bersembunyi dibalik selimut, lalu mata saya terpejam, tidurlah saya.
Eh! beberapa waktu sebelum itu. Sebelum saya ritual malam. Saya sempat menulis sebuah cerpen. Kalo mau baca silahkan lanjut liat ke bawah. Kalo tidak mau ya tidak apa-apa, saya juga tidak akan memaksa kalian membacanya. Bagi yang berminat, silahkan disimak..
Saya Benci Ekspetasi! [cerpen]
Entahlah perasaan ini sudah lama terpendam dan selalu menghantui kehidupan saya. Saya bingung mau memulai dari mana, tapi yang jelas semua ini terjadi tanpa rencana. Spontanitas dalam hidup.
Saya merasa ingin melawan ekspetasi besar orang-orang disekitar saya, yang kadang tanpa mereka sadari harapan besar mereka itu menuntut saya untuk selalu melakukannya dengan baik.
Kata orang disekitar, saya dianggapnya pintar. “Buktinya kamu pernah menjadi yang nomor satu di sekolah”, ujar ayah sewaktu debat kusir tempo hari di rumah. Saya hanya terdiam, waktu itu saya merasa sangat bersalah kepada ayah, ibu, nenek, dan orang-orang yang ada di rumah. Saat itu adalah untuk kesekian kalinya saya mengecewakan mereka dengan nilai buruk yang ada di raport saya. Selepas SMP sampai akhir tahun perkuliahan kini, saya belum pernah lagi membuktikan kata-kata ayah. Namun dia selalu menunggu dan yakin kalau saya adalah salah satu anaknya yang pintar.
Kata teman dekat disekitar, saya dianggapnya baik. “Terima kasih ya kamu dah sering banget bantu aku. Kamu baik banget”, ujar salah satu teman. Lagi-lagi saya hanya terdiam. Saya bertanya kepada diri saya sendiri, “Apakah saya ini orang yang baik? Mengapa mereka bilang saya baik?”. Padahal saya juga senang berbuat jahat. Buktinya banyak orang yang kena saya kerjai. Bahkan kadang mereka ada yang sampai sakit hati, lalu mereka menolak bersapa ketika bertemu. Namun, teman dekat itu selalu percaya bahwa saya adalah orang yang baik dimata mereka.
Dua perihal diatas sedikit banyak saya rasa sudah mewakili problematika ekspetasi besar itu. lalu,
“Apakah orang pintar tidak pantas melakukan kebodohan?”, dan
“Apakah orang baik tidak layak berbuat kejahatan?”. Naif sekali hidup itu.
Saya hanya mampu menyelesaikan beberapa soal ujian dan beberapanya lagi, tak mampu saya kerjakan. Saya hanya membantu beberapa waktu saja dan sisanya saya sibuk dengan diri saya sendiri. Termasuk mengerjai mereka.
Saya hanya mengikuti apa yang katanya benar dilakukan, menurut referensi yang saya dapat selama hidup ini.
Saya tidak ingin mereka menganggap saya selalu pintar. Karena mereka akan sangat kecewa ketika saya melakukan satu kebodohan. Mereka akan lebih kecewa dari saya karena ekspetasi itu.
Saya tidak ingin mereka menganggap saya selalu baik. Karena mereka akan sangat kecewa ketika saya melakukan satu kejahatan. Dan lagi-lagi mereka akan lebih kecewa dari saya karena ekspetasi itu.
Saya benci ekspetasi!
Sebab, ekspetasi itu akan menganggap saya seperti robot yang harus selalu konstan dan stabil melakukan perintah sesuai setting programnya.
Saya bukan robot!
Saya adalah manusia dengan segala perubahan dan perkembangan!
Saya ingin mereka berharap sederhana kepada saya. Saya tidak ingin mereka lebih kecewa dari pada saya. Saya tidak ingin melakukan satu hal secara terus-menerus. Saya butuh suatu perubahan. Saya ingin melakukan kebodohan untuk menghilangkan kepenatan. Saya ingin menjahati mereka untuk menambah keakraban.
Namun sayangnya, banyak orang tidak bisa menerima hal itu. Mereka terlalu sibuk dengan harapan mereka sendiri daripada mengambil hikmah dari kebodohan dan kejahatan.
Saya semakin benci ekspetasi!
Sebab, hal itu akan semakin menguatkan satu teori,
“Satu kejahatan akan menghancurkan seribu kebaikan”. (end)
Semalam ritualnya rada maleman, sekitar hampir jam 12.. Pertama jelas ya, shalat dulu.. soalnya saya belum shalat Isya. Kedua, saya sedikit komat-kamit bacaan-bacaan yang sudah mulai dihafalkan bahkan sebelum saya masuk SD. Ketiga, saya bengong! Bingung apa yang harus saya curhatkan pada-Nya? Curhatan tentang skripsi, saya rasa Dia sudah terbiasa mendengarnya. Saya udah sangat-amat sering bercerita masalah yang satu itu pada-Nya. Untuk malam ini saya harus ganti topik.
Setelah bengong-bengong sambil duduk bersimpul selama lebih dari lima menitan, akhirnya saya dapet topik baru. Saya cerita tentang rencana, angan dan cita-cita. Hampir setengah jam saya membicarakan itu dengan-Nya. Kalo dipikir-pikir saya ini kurang ngajar banget! Saya ngasih waktu sedikit buat ingat sama Dia, tapi mintanya banyak, ini-itu udahnya pengen lancar dan beres seketika. Ehehee..dasar manusia!
prikitiuw! prikitiuw! (suara ringtone di-hape saya berbunyi)
ah, ada sms masuk di-hape. Biarkanlah dia menunggu dulu, saya lagi tanggung, sibuk meminta ini-itu. Tapi mata saya nakal, meliriklah dia ke layar hape yang masih bercahaya itu. Sebuah nama yang sangat familiar muncul dilayar. Hmm..bukan apa-apa, di-hape saya ada beberapa orang yang namanya hampir sama. Jadi untuk membedakan, saya kasih mereka inisial tambahan dibelakangnya. Dan sms yang sekarang masuk adalah dari inisial tambahan “08”.
Saya tunda membalasnya. Karena saya punya topik baru yang mau saya ceritakan pada-Nya. Saya teringat beberapa orang, hmm..baiklah, beberapa ini kita ganti jadi banyak. Saya ulangi. Saya teringat banyak orang yang mungkin tak sengaja tersakiti oleh saya. Pria dan wanita. Tapi sepertinya lebih banyak yang setelah kata “dan”.
Saya ingin meminta maaf sama mereka. Maaf atas segala ketidakpekaan saya, ketidaksopanan saya, keteledoran saya, kebodohan dan kejahilan saya lainnya sama mereka. Tapi saya bingung mau memulai minta maafnya dari mana? Baiklah nanti saja pas lebaran tiba saya minta maaf lagi. Pas lebaran say ga butuh ngomong minta maafnya dari mana, langsung aja minta maaf atas segalanya. Saat lebaran kemarin pun sebetulnya saya sudah minta maaf sama mereka. Tapi entahlah dimaafkan atau tidak, yang jelas saya sudah usaha.
Selesai ritual saya ke kamar mandi untuk buang air kecil. Lalu ke kamar lagi untuk tidur tapi tidak janganlah dulu saya tidur. Saya harus membalas sms yang tadi masuk. Saya balas sms-nya dengan sedikit bercanda. Dia balas, saya balas lagi. Kali ini dengan kata-kata yang serius tapi maksud hati sebenarnya ingin bercanda. Kejahilan saya kembali datang. Efek abis ketemu skripsi seharian kali ya? Apa hubungannya? Ada, otak saya penat sama yang serius-serius, jadi butuh di-refresh pake becandaan..
Dia balas sms saya dan saya pun balik membalas. Lagi, masih dengan kata-kata serius yang kalo sempat diperhatikan itu hanya sebuah jebakan kata-kata untuknya. Saya tunggu beberapa menit sambil membaca novel yang entah saya sendiri lupa belinya kapan. Setelah 15 menitan tak kunjung ada sms yang masuk lagi. Dia tidak membalas. Saya pun matikan lampu kamar, bersembunyi dibalik selimut, lalu mata saya terpejam, tidurlah saya.
Eh! beberapa waktu sebelum itu. Sebelum saya ritual malam. Saya sempat menulis sebuah cerpen. Kalo mau baca silahkan lanjut liat ke bawah. Kalo tidak mau ya tidak apa-apa, saya juga tidak akan memaksa kalian membacanya. Bagi yang berminat, silahkan disimak..
Saya Benci Ekspetasi! [cerpen]
Entahlah perasaan ini sudah lama terpendam dan selalu menghantui kehidupan saya. Saya bingung mau memulai dari mana, tapi yang jelas semua ini terjadi tanpa rencana. Spontanitas dalam hidup.
Saya merasa ingin melawan ekspetasi besar orang-orang disekitar saya, yang kadang tanpa mereka sadari harapan besar mereka itu menuntut saya untuk selalu melakukannya dengan baik.
Kata orang disekitar, saya dianggapnya pintar. “Buktinya kamu pernah menjadi yang nomor satu di sekolah”, ujar ayah sewaktu debat kusir tempo hari di rumah. Saya hanya terdiam, waktu itu saya merasa sangat bersalah kepada ayah, ibu, nenek, dan orang-orang yang ada di rumah. Saat itu adalah untuk kesekian kalinya saya mengecewakan mereka dengan nilai buruk yang ada di raport saya. Selepas SMP sampai akhir tahun perkuliahan kini, saya belum pernah lagi membuktikan kata-kata ayah. Namun dia selalu menunggu dan yakin kalau saya adalah salah satu anaknya yang pintar.
Kata teman dekat disekitar, saya dianggapnya baik. “Terima kasih ya kamu dah sering banget bantu aku. Kamu baik banget”, ujar salah satu teman. Lagi-lagi saya hanya terdiam. Saya bertanya kepada diri saya sendiri, “Apakah saya ini orang yang baik? Mengapa mereka bilang saya baik?”. Padahal saya juga senang berbuat jahat. Buktinya banyak orang yang kena saya kerjai. Bahkan kadang mereka ada yang sampai sakit hati, lalu mereka menolak bersapa ketika bertemu. Namun, teman dekat itu selalu percaya bahwa saya adalah orang yang baik dimata mereka.
Dua perihal diatas sedikit banyak saya rasa sudah mewakili problematika ekspetasi besar itu. lalu,
“Apakah orang pintar tidak pantas melakukan kebodohan?”, dan
“Apakah orang baik tidak layak berbuat kejahatan?”. Naif sekali hidup itu.
Saya hanya mampu menyelesaikan beberapa soal ujian dan beberapanya lagi, tak mampu saya kerjakan. Saya hanya membantu beberapa waktu saja dan sisanya saya sibuk dengan diri saya sendiri. Termasuk mengerjai mereka.
Saya hanya mengikuti apa yang katanya benar dilakukan, menurut referensi yang saya dapat selama hidup ini.
Saya tidak ingin mereka menganggap saya selalu pintar. Karena mereka akan sangat kecewa ketika saya melakukan satu kebodohan. Mereka akan lebih kecewa dari saya karena ekspetasi itu.
Saya tidak ingin mereka menganggap saya selalu baik. Karena mereka akan sangat kecewa ketika saya melakukan satu kejahatan. Dan lagi-lagi mereka akan lebih kecewa dari saya karena ekspetasi itu.
Saya benci ekspetasi!
Sebab, ekspetasi itu akan menganggap saya seperti robot yang harus selalu konstan dan stabil melakukan perintah sesuai setting programnya.
Saya bukan robot!
Saya adalah manusia dengan segala perubahan dan perkembangan!
Saya ingin mereka berharap sederhana kepada saya. Saya tidak ingin mereka lebih kecewa dari pada saya. Saya tidak ingin melakukan satu hal secara terus-menerus. Saya butuh suatu perubahan. Saya ingin melakukan kebodohan untuk menghilangkan kepenatan. Saya ingin menjahati mereka untuk menambah keakraban.
Namun sayangnya, banyak orang tidak bisa menerima hal itu. Mereka terlalu sibuk dengan harapan mereka sendiri daripada mengambil hikmah dari kebodohan dan kejahatan.
Saya semakin benci ekspetasi!
Sebab, hal itu akan semakin menguatkan satu teori,
“Satu kejahatan akan menghancurkan seribu kebaikan”. (end)
Senin, 04 Januari 2010
All About Posting in 2010 & Launching My Twitter
Aheiy!
Ahahaa.. entah kenapa gue lagi seneng banget sama kata itu.
heumm.. ya udahlah ga usah dipikirin.. toh kata itu juga bukan kata mantra kaya di buku atau filmnya Harry Potter.. ehehee..
O iya, hampir lupa. Selamat tahun baru ya untuk agan-agan semua, pembaca setia notes/blog ane ^_^. Semoga di tahun yang baru ini ane tetep produktif ngeluarin postingan-postingan yang bisa menghibur dan menambah wawasan agan-agan. Amiinn..
Ngomong-ngomong tentang tahun baru pasti banyak yang ber-resolusi.
Agan-agan pasti punya resolusi? Kalopun tidak beresolusi tapi setidaknya agan-agan pasti berpikir tahun ini pengen lebih baik dari tahun sebelumnya.. ya khan!
Resolusi gue, kali ini tentu saja hanya berkaitan sama postingan ya. Di tahun 2010 ini mungkin gue akan menyortir tulisan yang ada di blog gue (yudibastian.blogspot.com), mana yang pantas untuk di-posting ulang di notes plus di-tag-in dan mana yang tidak akan diposting ulang. Ehehee.. maaph yak, bukannya “gimana-gimana” nih. Gue cuma mau mengembalikan fungsi dan niat kenapa gue bikin blog aja. Fungsi dan niat kenapa gue bikin blog itu adalah sebagai sarana gue melatih tulis-menulis dan untuk menuangkan apa yang gue rasa dan gue pikirkan. Kalo seandainya kalian mau nengok tulisan gue yang lengkapnya, ya kapan-kapan mainlah ke blog gue.. selain itu juga ada perasaan ga enak juga nih kalo notes gue itu suka nyampah notification di facebook kalian.. maaph yak!
Resolusi lainnya mungkin gue simpen sendiri aja. Biar kalian langsung liat nanti kejutan apa yang akan gue berikan. Ehehehee.. Mudah-mudahan aja lancar yak, amiinn..
ahaa.. hampir aja lupa lagi. Di postingan ini gue juga mau sekalian launching twitter gue nih! Ahahaa.. dasar norak! Orang lain dah kenal twitter dari kapan tau, gue baru bikin. Hahaa.. bodo amatlah! Yang penting sekarang, I have!
Come on guys! Follow my twitter!!http://twitter.com/ioudi –ditunggu yak!
Ohohoo.. belum selesai postingannya gan.. nih kemaren ane iseng ngutak-ngatik corel lagi. Ihihiiyy..dah lama banget ane ga ngutak-ngatik itu software. Ok, langsung aja gan cek disssooot..!!
Gambar iseng-iseng 1.

Gambar iseng-iseng 2.

Gambar iseng-iseng 3.

Gambar iseng-iseng 4.

Gambar iseng-iseng 5.

Makasih dah nyimak.. ^_^
Ahahaa.. entah kenapa gue lagi seneng banget sama kata itu.
heumm.. ya udahlah ga usah dipikirin.. toh kata itu juga bukan kata mantra kaya di buku atau filmnya Harry Potter.. ehehee..
O iya, hampir lupa. Selamat tahun baru ya untuk agan-agan semua, pembaca setia notes/blog ane ^_^. Semoga di tahun yang baru ini ane tetep produktif ngeluarin postingan-postingan yang bisa menghibur dan menambah wawasan agan-agan. Amiinn..
Ngomong-ngomong tentang tahun baru pasti banyak yang ber-resolusi.
Agan-agan pasti punya resolusi? Kalopun tidak beresolusi tapi setidaknya agan-agan pasti berpikir tahun ini pengen lebih baik dari tahun sebelumnya.. ya khan!
Resolusi gue, kali ini tentu saja hanya berkaitan sama postingan ya. Di tahun 2010 ini mungkin gue akan menyortir tulisan yang ada di blog gue (yudibastian.blogspot.com), mana yang pantas untuk di-posting ulang di notes plus di-tag-in dan mana yang tidak akan diposting ulang. Ehehee.. maaph yak, bukannya “gimana-gimana” nih. Gue cuma mau mengembalikan fungsi dan niat kenapa gue bikin blog aja. Fungsi dan niat kenapa gue bikin blog itu adalah sebagai sarana gue melatih tulis-menulis dan untuk menuangkan apa yang gue rasa dan gue pikirkan. Kalo seandainya kalian mau nengok tulisan gue yang lengkapnya, ya kapan-kapan mainlah ke blog gue.. selain itu juga ada perasaan ga enak juga nih kalo notes gue itu suka nyampah notification di facebook kalian.. maaph yak!
Resolusi lainnya mungkin gue simpen sendiri aja. Biar kalian langsung liat nanti kejutan apa yang akan gue berikan. Ehehehee.. Mudah-mudahan aja lancar yak, amiinn..
ahaa.. hampir aja lupa lagi. Di postingan ini gue juga mau sekalian launching twitter gue nih! Ahahaa.. dasar norak! Orang lain dah kenal twitter dari kapan tau, gue baru bikin. Hahaa.. bodo amatlah! Yang penting sekarang, I have!
Come on guys! Follow my twitter!!http://twitter.com/ioudi –ditunggu yak!
Ohohoo.. belum selesai postingannya gan.. nih kemaren ane iseng ngutak-ngatik corel lagi. Ihihiiyy..dah lama banget ane ga ngutak-ngatik itu software. Ok, langsung aja gan cek disssooot..!!
Gambar iseng-iseng 1.

Gambar iseng-iseng 2.

Gambar iseng-iseng 3.

Gambar iseng-iseng 4.

Gambar iseng-iseng 5.

Makasih dah nyimak.. ^_^
Langganan:
Postingan (Atom)